Profil IPDN

(Jatinangor, 20 Maret 2017) Sebanyak 80 orang siswa SMA Negeri I Jambi beserta beberapa guru pembimbing berkunjung ke kampus IPDN Jatinangor. Kunjungan Study ini bertujuan untuk mengetahui proses belajar-mengajar, prospek pendidikan, dan suasana lingkungan kampus IPDN.

Rombongan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan disambut oleh Kepala Subbag Binwas Juju Juanta, S.Sos, M.Si. Para siswa disuguhi berbagai informasi tentang profil IPDN yang dipaparkan dan menjelaskan seluruh program studi yang ada di IPDN, sarana dan prasarana, kiprah alumni, dan prestasi para praja.

Antusiasme siswa/i SMA N I Jambi kepada IPDN ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang muncul pada sesi Tanya jawab setelah materi diberikan.
Usai sesi tanya-jawab, acara ditutup dengan serah terima Cinderamata antara kedua pihak, keliling kampus dan foto bersama.

(Jatinangor, 20 Maret 2017) Sebanyak 18 pelajar terdiri dari College Of Local Administration Khon Kaen University Thailand ( 5 orang) Prince Songla University Thailand ( 5 orang) Burapha University Thailand ( 5 orang) dan School Of Government University Utara Malaysia ( 3 orang) melakukan studi ke IPDN dari tanggal 19 s/d 31 Maret 2017. Studi itu difasilitasi oleh Kepala Biro Adm. Perencanaan, Akademik dan Kerjasama Dr. Yusharto, M.Pd.

Karo I dalam penyambutannya menyampaikan kunjungan ini dapat ditingkatkan di masa mendatang, ke depan akan ditempuh beberapa hal yang dapat menjalin kerja sama lembaga antar Negara. Jika ini dapat berlanjut, maka akan dilakukan riset atau penelitian bersama untuk dapat dipublikasi pada jurnal-jurnal internasional, tentu sesuai dengan bidang kajian masing-masing.

Sementara itu Gubernur IPDN Prof. Dr Ermaya Suradinata, SH, MH, MS mengatakan, studi ini diharapkan ada tindak lanjutnya, sehingga dapat melaksanakan beberapa hal dalam rangka pengembangan akademik pada keempat kampus ini, baik itu pertukaran pelajar, riset atau kegiatan dalam rangka mendukung pengembangan university,”

Usai pertemuan di gedung Rektorat, ke 18 pelajar ini mengikuti perkuliahan kemudian rencananya dilanjutkan mengikuti praktek lapangan dan mengunjungi Kerjasama Luar Negeri Kementerian Dalam Negeri.

(Cilandak, 18 maret 2017) Ketua Umum Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo membuka acara Seminar Keayahbundaan bertajuk “Membangun Masyarakat Berakhlak Mulia Melalui Sinergitas Antara Keluarga Dengan Lembaga PAUD”, di IPDN Cilandak, Sabtu 18 Maret 2017.

Ketua TPKK dalam sambutannya mengatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dinilai untuk dipersiapkan guna menghasilkan penerus generasi bangsa yang cerdas dan tentu juga berakhlak mulia.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas dan ketahanan keluarga organisasi yang bergerak dalam PAUD ini serta keluarga yaitu OASE, PKK , Dharwa Wanita Persatuan bersinergi untuk memfasilitasi acara seminar ini,” ungkapnya.

Erni menambahkan sinergitas antar organisasi sangat diperlukan  dalam membangun bangsa, terlebih untuk membangun akhlak mulia tentu tidak dapat dilakukan hanya dengan satu organisasi saja. Perlu adanya kebersamaan untuk membangun masyarakat terkhusus pada generasi penerus.

Erni juga mengingatkan orang tua wajib untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak. Dia juga meminta tenaga pendidik anak usia dini untuk mendidik anak dengan kasih sayang.

“Jadi tolong sebagai guru, didiklah anak-anak  itu dengan kasih sayang,” tutur Ibu Erni.

Sementara itu, Ketua penyelenggara Ervina Yuswandi mengatakan dengan adanya sinergitas ini akan mampu membentuk insan Indonesia yang cerdas namun juga berkepribadian dan berkarakter.

Pada acara seminar ini juga para ibu-ibu yang hadir juga berkesempatan untuk mengikuti tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Hal ini guna melakukan deteksi dini pada kanker rahim.

“Kegiatan ini juga diikuti dengan IVA test yang merupakan salah satu program pada acara seminar Keayahbundaan,” ungkap Ervina.

Disamping itu, Ratna Megawangi yang juga tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE)  Kabinet Kerja bertindak langsung sebagai narasumber. Dia  mengatakan pentingnya membentuk emosi positif yang ada pada anak usia dini.

“Adanya emosi positif akan membentuk kebahagiaan pada anak, adanya semangat dalam diri anak, dan ini adalah kunci untuk sehat,” ujar Ratna.

(Jatinangor, 20 Maret 2017) Walikota Ternate Dr. Burhan Abdurahman, SH, MM melakukan kunjungan kerja ke IPDN. Kunjungan kerja Walikota Ternate dalam rangka penadatanganan kerjasama dengan IPDNdan kuliah umum kepada praja.

Mengawali kunjungannnya Walikota Ternate Dr. Burhan Abdurahman, SH, MM diterima langsung oleh Rektor IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS.

Dalam sambutannya Rektor IPDN mengatakan, MoU yang telah ditandatangani ini merupakan kesepakatan yang akan segera diimplementasikan, Kita harus saling bersinergi membangun bangsa. Sementara itu, Walikota Ternate menambahkan, kerjasama yang telah terjalin tersebut diharapkan bisa diperluas ke bidang-bidang lain. Hadir dalam kegiatan tersebut  para Purek, para Karo, para Dekan, para Dosen.

(Jatinangor, 18 Maret 2017) IPDN pada rangkaian Dies Natalis ke 61 melakukan wisata religi ke makam Bung Karno di Blitar Jawa Timur.

Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan wisata religi itu? Dari penamaan ini, tampak jelas bagi kita bahwa wisata ini dimaksudkan untuk memperkaya wawasan keagamaan dan memperdalam rasa spiritual kita. Karena bagaimanapun, ini adalah perjalanan keagamaan yang ditujukan untuk memenuhi dahaga spiritual, agar jiwa yang kering kembali basah oleh hikmah-hikmah religi.

Dari sini bisa disimpulkan, ada sesuatu yang berbeda yang bisa ditangkap dan dirasakan oleh para peserta ziarah atau wisata religi ini, baik pada saat mereka berangkat, ketika berada di lokasi, maupun setelah usai dari perjalanan ini. Karena perjalanan religi hanya bisa berarti jika si pelaku sudah memahami arti yang dikehendaki.

Main Menu