Profil IPDN

(Jatinangor, 8 Juni 2017) Gubernur IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, S.H., M.H., M.Si secara resmi membuka Acara Seminar Badan Narkotika Nasional, Kamis 8 Juni 2017, pukul 08.30 WIB  di Grha Wyata Praja Kampus IPDN Jatinangor. Acara seminar ini berlangsung pada tanggal 8-9 Juni 2017, dengan tema “Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Pada Lembaga Pendidikan di IPDN”. Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari BNN yakni Deputi Bidang Pencegahan, Drs. Ali Djohardi W., S.H dan Dir. Bidang Pencegahan Dra. Yunis Farida O. M.Si serta staf BNN. Pejabat IPDN sendiri yang turut hadir yakni  Kasat Manggala, Kasat Bina Latihan,  Kepala Biro II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Kepala Biro III Bidang Administrasi Keprajaan dan Alumni, Kabag Humas dan Protokol, Kabag Keuangan, Kabag Ekskul, Kabag Akademik, Kabag Kepegawaian, Kepala Unit Poliklinik IPDN serta jajaran staf.

Peserta seminar sendiri yakni terdiri atas 45 orang pengasuh dan 10 orang Praja. Seminar ini berisikan pemaparan materi tentang hal-hal yang berkaitan dengan narkoba. Narasumber yang memberikan materi dari pihak IPDN diwakili oleh Gubernur IPDN sedangkan dari pihak BNN yakni Deputi Pencegahan, Direktor Advokasi, Kasubdit Masyarakat dan Pendidikan, Kasi Pendidikan, Kasi Pelayanan Rehabilitasi Medis Balai Besar Rehabilitasi BNN. Adapun materi yang disampaikan yakni mengenai Kebijakan dan Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan IPDN, Peran IPDN dalam Mengatasi Penyalahgunaan Narkoba, Paraktek Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba serta Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Pendidikan.

            Pada kesempatan kali ini, BNN pun tak lupa menyematkan pin relawan anti narkoba kepada dua perwakilan peserta (dari pengasuhan IPDN). Pada sambutannya Gubernur IPDN menyatakan, “Indonesia nyaris krisis jati diri, kita kini sedang perang melawan narkoba. Saya sangat senang dapat ikut membantu memajukan negara ini dengan turut serta memerangi narkoba. Di lingkungan IPDN sendiri, kita mulai menerapkan ilmu dalam seminar ini kepada para pengasuh”. (Sumber : Humas IPDN)

 

 

Main Menu