Profil IPDN

Sebanyak 2014 orang praja utama IPDN melakukan gladi wisuda di Balairung Rudini IPDN Kampus Jatinangor. Jumat, 4 Agustus 2017 tepat pada pukul 07.00 WIB praja beserta staf protokol dan humas IPDN melakukan gladi kotor wisuda.  Hadir memantau jalannya gladi yakni Kepala Bagian Akademik yakni Dr. Ujud Rusdia, M. Si. Kegiatan gladi ini dilakukan demi kelancaran acara wisuda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Acara wisuda tahun akademik 2016/2017 ini diperuntukan bagi Program Diploma IV, Program Profesi Kepamongprajaan, Program Strata I, Program Pascasarjana dan Program Strata III Angkatan XXIV Tahun Akademik 2016/2017.

Seluruh praja utama terlihat tertib dan antusias melaksanakan gladi wisuda ini. Ini merupakan saat-saat yang ditunggu oleh para praja utama, dimana mereka telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Kampus IPDN yang mereka cintai ini. Dalam kegiatan wisuda kali ini pun terdapat 10 praja utama yang merupakan lulusan berprestasi dari program Diploma IV dan  program Strata I. Masing-masing kesepuluh praja tersebut akan dipanggil kedepan podium untuk mendapatkan penghargaan Kartika Sapta Abdi Praja bagi praja utama program Diploma IV dan penghargaan Kartika Pradnya bagi praja utama program Strata I.

Prosesi wisuda sendiri direncanakan akan digelar di Balairung Rudini IPDN Kampus Jatinangor sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan untuk proses pelantikan atau pengukuhan akan diselenggarakan di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor. Para pimpinan sampai detik ini masih terus melakukan koordinasi dengan melakukan rapat internal di Grha Wyata Praja untuk mendiskusikan mengenai penetapan acara wisuda dan pengukuhan. (Sumber : Humas IPDN)

Jatinangor  1 Agustus 2017, mengawali awal bulan Agustus ini Bupati Bengkulu Selatan H. Dirwan Mahmud, S.H melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahim dengan Gubernur IPDN dan jajaran pimpinan di Kampus IPDN Jatinangor. Beliau hadir pada pukul 16.00 WIB dengan disambut langsung oleh Deputi III Bidang Administrasi Keprajaan & Kemahasiswaan serta Kepala Biro I Bidang Administrasi Akademik, Perencanaan & Kerjasama yakni Dr. Yusharto H. M.Pd. Bertempat di Ruang VVIP Kampus IPDN Jatinangor, Gubernur IPDN menyempatkan diri untuk bersilaturahim dengan rombongan staf Pemda Bengkulu Selatan. Bapak Dirwan beserta 9 orang rombongan lainnya, terlibat perbincangan yang hangat dengan Gubernur IPDN.

Bersamaan dengan kunjungan kerja tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman, Kerjasama Pendidikan dan Program Pendampingan Kepamongprajaan antara Gubernur IPDN dan Bupati Bengkulu Selatan. Kerjasama ini berkaitan tentang penyelenggaraan pendidikan akademik, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan labotarium pemerintahan, dan lain sebagainya. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan obrolan santai antara Pimpinan IPDN dan rombongan Bupati Bengkulu Selatan. “Terima kasih telah hadir di kampus kami” tutur Gubernur IPDN seraya tersenyum. “Kami sangat senang sekali dapat berkunjung di kampus ini” ujar Bupati Bengkulu. (Sumber : Humas IPDN)

Jatinangor, Kamis 27 Juli 2017 pukul 09.15 WIB bertempat di Aula Grha Wyata Praja, Prof. Dr. H. Khasan Effendi, M.Pd selaku Deputi Bidang Akademik mewakili Gubernur IPDN, menyambut kehadiran rombongan tamu dari Sekretariat Senat Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Hadir dalam kesempatan tersebut Deputi Bidang Administrasi Umum, Dety M. S.H, C.N, M.Hum, Sekretariat Senat, Dekan Fakultas Politik Pemerintahan dan Kabag Akademik. Rombongan dari Semarang ini mengikusertakan 24 personil yang terdiri atas Sekretaris Senat, Wakil Direktur I, Wakil Direktur III, Ketua Program Studi dan jajaran staf Politeknik Ilmu Pelayaran. Maksud dan tujuan diadakannya kunjungan studi banding ini dikarenakan pihak Politeknik Ilmu Pelayaran ingin mengetahui dan belajar mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan senat, khususnya di IPDN. “ Ketika menginjakan kaki disini, saya merasa yakin bahwa saya tidak salah dengan datang kesini. Dengan luas kampus yang sangat luas sekali. Saya yakin, kami bisa belajar menanyakan beberapa hal yang perlu tentang senat. Semoga nanti kami bisa melihat-lihat fasilitas untuk dijadikan bahan perbandingan” ujar Kapten Agus Subardi, Ketua Senat Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Dr. Ismail Nurdin, M.Si selaku Dekan Fakultas Politik Pemerintahan yang nantinya akan mendampingi tamu dari Semarang ini untuk berkeliling Kampus IPDN dan melihat-lihat sarana dan prasarana yang ada di IPDN. “Terima kasih sudah hadir di IPDN ini, nanti Pak Ismail yang nantinya akan mendampingi rekan-rekan untuk melihat sarana dan prasarana, gedung, lab, penelitian, peternakan sapi dan lain-lain. Semoga nantinya akan memberikan sedikit banyak gambaran mengenai senat kami”, ujar Prof. Khasan. (Sumber : Humas IPDN)

Jatinangor, 31 Juli 2017 pada pukul 09.00 WIB. Kepala Divisi Formalitas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) hadir di Gedung Balairung Jenderal Rudini, Kampus IPDN Jatinangor. Bapak Didik Sasono Setyadi selaku Kepala Divisi Formalitas SKK Migas hadir untuk memberikan studium general atau kuliah umum dengan tema “Meningkatkan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Memperkokoh Kedaulatan Bangsa”. Beliau hadir didampingi Kepala Spesialis I Hubungan Bisnis SKK Migas, Kepala Departemen Kelembagaan SKK Migas, Kepala Departemen Kebendarahaan SKK Migas serta tim SKK Migas. 

Turut hadir mewakili Gubernur IPDN, yakni Deputi III  Bidang Administrasi Keprajaan & Kemahasiswaan yakni Dr. Hyronimus Rowa, M.Si. Serta beberapa civitas academica IPDN Jatinangor. Kuliah umum ini dihadiri oleh Wasana Praja sebanyak 1.657 orang. “Lulusan IPDN rata-rata di semua Kabupaten dan Kota di Indonesia itu ada, jadi semoga ada beberapa lulusan IPDN yang dapat membantu di SKK Migas”, tutur Bapak Hyronimus. Masih menurut beliau kehadiran SKK Migas diharapkan dapat memberikan arahan sehingga praja dapat ikut mensupport SKK Migas. Diakhir kata Bapak Hyronimus mewakili Gubernur IPDN berterima kasih atas kehadiran tim dari SKK Migas di Kampus IPDN ini. 

Kuliah umum ini berisikan tentang imbauan dari SKK Migas mengenai kedaulatan gas dan minyak bumi Indonesia. “Negara memiliki satu kewenangan atas sumber kekayaan dan gas bumi yang dimilikinya. Yang perlu ditekankan bahwa kekayaan minyak dan gas bumi kita sama sekali tidak berada dibawah kedaulatan pihak asing. Inilah tugas saya, tugas kami (tim SKK Migas) untuk memberikan keyakinan kembali kepada rakyat kita bahwa seluruh kekayaan alam kita khususnya minyak dan gas bumi kita masih dibawah kedaulatan Negara Indonesia” tutur Bapak Didik. Himbauan dari Beliau adalah agar kita harus menghapus berita-berita yang tidak benar (hoax), yang nantinya mengakibatkan kita menjadi tidak percaya diri dan menjadi bangsa yang lemah karena mengira seluruh sumber daya kita sudah dimiliki bangsa asing. Acara kali inipun diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara Bapak Didik dan praja. Tak lupa pihak SKK Migas memberikan souvenir berupa buku karangan Bapak Didik . (Sumber : Humas IPDN)

 

Jatinangor, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00 WIB. Dr. Andi Pitono S. S.Sos., M.Si selaku Pembantu Dekan I Bidang Akademik Fakultas Politik Pemerintahan IPDN, mewakili Gubernur IPDN menyambut kehadiran rombongan Pemda Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. Pada kesempatan kali ini, rombongan Pemda Kabupaten Luwu Timur mengikutsertakan 51 orang staf Pemda Luwu Timur. Hadir di Aula Grha Wyata Praja, Kepala BKP SDM Kabupaten Luwu Timur, Kabag Pemerintahan, Sekretaris Inspektorat, Perwakilan BAPPEDA, Camat dan Lurah Kabupaten Luwu Timur. Seperti yang diketahui, Kabupaten Luwu Timur terdiri atas 11 Kecamatan dan 3 Kelurahan. Kedatangan rombongan Pemda Luwu Timur ini selain menjalin silaturahim dengan IPDN juga melaksanakan kunjungan kerja dan ingin menambah wawasan mengenai revolusi mental. Seperti yang dipaparkan oleh Kepala BKP SDM Kabupaten Luwu Timur, Kamal Rasyid, S.STP “Sesuai visi dan misi Bupati Luwu Timur yakni perihal pembangunan Desa dan menata Kota. Maka kami, membawa para Camat ke tempat-tempat dimana kita bisa langsung berdiskusi dan bertanya tentang aturan-aturan atau materi-materi mengenai Desa atau Kecamatan”. Masih menurut Beliau, kehadirannya di IPDN dikarenakan banyak pengajar di IPDN yang menjadi perumus Undang-Undang di Pemerintahan Pusat yang mengatur mengenai Kecamatan. “Selamat datang di bumi manglayang” sambut Pak Andi Pitono dihadapan seluruh rombongan. Pada kesempatan kali ini, Beliau memaparkan mengenai materi revolusi mental dan nawacita. Dijelaskan bahwa revolusi mental adalah gerakan hidup baru dengan mengubah cara pandang, berpikir dan cara kerja. “Sebenarnya revolusi mental sudah ada di tubuh ASN yang memiliki etos kerja yang tinggi”, tutur Bapak Andi. Tiga pihak yang harus mensosialisasikan dan mengimplementasikan revolusi mental yakni Praja, Kader Revolusi Mental (alumni IPDN) dan seluruh ASN di Kementrian Dalam Negeri. (Sumber : Humas IPDN)

Main Menu