Profil IPDN

(Sulut, 14 Desember 2016) Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS mengapresiasi inovasi pimpinan IPDN Kampus Sulut melakukan kegiatan Stadium General Bhinneka Tunggal Ika dan membuka Kawasan Pelatihan Pertanian Terpadu. Peresmian kawasan pelatihan pertanian terpadu IPDN tersebut, ditandai dengan penekanan tombol sirene pembukaan selubung papan nama oleh Rektor IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS bersama Direktur IPDN Kampus Sulut Dr. Bernhard Rondonuwu, S.Sos, M.Si.

 
Kawasan pertanian terpadu, selain menjadi wahana pembelajaran bagi praja sebelum lulus untuk berbaur dan mengabdikan diri di lingkungan masyarakat, juga bisa menjadi salah satu destinasi wisata, termasuk agrowisata. Banyak manfaat adanya kawasan pertanian terpadu seperti ini,” kata Rektor IPDN ketika meresmikan Kawasan Pelatihan Pertanian Terpadu IPDN Kampus Sulut di bukit Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Minahasa, Rabu 14 Desember 2016.

Sementara itu pada Studium General, Danrem 131 Santiago, Brigjen TNI Sulaiman Agusto SIP, MM hadir memaparkan materi tentang resiko krisis energi, pangan dan pengaruh pertumbuhan penduduk, selain Danrem 131, hadir pula membawakan materi, Kasubbid Kerjasama Polda Sulut tentang resiko teroris di Sulut, ancaman keamanan dan ketertiban masyakarakat, dan Kaban Diklat Dr Nondy RP Tendean, SIP, MSi menjelaskan makna yang terkandung dalam Binneka Tunggal Ika.

Sedangkan Rektor IPDN dan Direktur IPDN kampus Sulut memberikan materi yang sama kepada ratusan praja, sebagaimana tema Stadium General IPDN Kampus Sulut ini, yakni Bhinneka Tunggal Ika Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan.

Rektor mengatakan, kegiatan stadium general dan kehadiran kawasan pelatihan pertanian terpadu merupakan bagian dari upaya untuk menjadikan IPDN untuk melahirkan praja pelopor revolusi mental.

Acara itu sendiri diwarnai pula dengan penyerahan bantuan sapi, itik dan benih ikan mujair, yang dilepas secara bergantian oleh Rektor IPDN dan para pejabat yang hadir, termasuk menanam bawang di lahan pertanian pada area institusi yang dikenal sebagai kampus nasional di daerah ini.

Sumber: Humas

Main Menu