studium General

  • Meningkatkan Kompetensi Praja Menpan Berikan Studium General Bagi Praja IPDN

    Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB) secara khusus memberikan studium general bagi Praja IPDN di Aula Zamhir Islami IPDN Kampus Cilandak. Studium general ini dilaksanakan pada hari Rabu 31 Mei 2017, mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai. Bertemakan “Kebijakan Penyelenggaraan Pemerintahan di Bidang Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi di Republik Indonesia”. Menpan memberikan kuliah umumnya ini didepan 217 orang Wasana Praja/Praja Utama Kampus IPDN Jakarta dan 134 orang Wasana Praja/Praja Utama Kampus IPDN Jatinangor. Mahasiswa program profesi Kepamongprajaan serta civitas akademika IPDN.

    Kegiatan ini pun dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Otonomi Daerah Ir. M. Shadiq Pasadigoe, S.H., M.M serta Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Drs. Herman Suryatman, M.Si. Sedangkan dari pihak IPDN, dihadiri langsung oleh Gubernur IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, S.H., M.H., M.Si,Prof.Dr.H.Khasan Effendi, M.Pd selaku Deputi I Bidang Akademik, Dety M. SH, CN, M.Hum selaku Deputi II Bidang Administrasi Umum dan Dr. Hyronimus Rowa, M.Si selaku Deputi III Bidang Administrasi Keprajaan dan Kemahasiswaan. Selain itu dihadiri pula oleh jajaran Kepala Biro I (Administrasi Akademik, Perencanaan dan Kerjasama) yakni Dr. Yusharto H. M.Pd dan Kepala Biro II (Administrasi Umum dan Keuangan) yakni Dr. Benhard E. Rondonuwu, S.Sos., M.Si. Turut hadir pula dalam kegiatan ini Direktur Pascasarjana, para Kaprodi, Kabag Akademik, Kabag Humas Protokol dan Kasubag Protokol IPDN.

    Menurut Kabag Humas dan Protokol IPDN, Dra. Nunung Royani, MM “Wasana Praja perlu pembengkalan secara materi, diluar dari apa yang mereka dapatkan di bangku perkuliahan. Adanya studium generalini akan memberikan pengetahuan tambahan bagi mereka khususnya tentang kebijakan-kebijakan pemerintahan secara prakteknya karena langsung diberikan oleh Menpan sendiri”. Tema studium generaldirasa sangat tepat sasaran bagi para Praja IPDN yang nantinya akan bergelut di ranah kebijakan-kebijakan dan birokrasi pemerintahan. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme para Praja dalam sesi tanya jawab atau diskusi dengan Bapak Menteri. Raut bahagia pun terpancar dari senyum sumringah Bapak Menteri dalam menerima beberapa pertanyaan dari para Praja.

    “Semoga dengan adanya studium general ini para praja menjadi lebih paham mengenaikebijakan-kebijakan penyelenggaraan pemerintahan khususnya di bidang pendayagunaan aparatur sipil negara dan reformasi birokrasi” tutur Kabag Humas dan Protokol IPDN. Pesan-pesan pundisampaikan oleh Bapak Menteri sesaat sebelum acarastudium generalberakhir yakni “Apabila anak-anak ku menjadi ASN atau PNS, janganlah jadi penguasa. Tapi harus menjadi pelayan dan pengayom masyarakat dan juga menjadi motor perubahan bagi pemerintah di masa yang akan datang”. (Sumber : Humas IPDN)

     

    ###

  • Penganugerahan Astha Brata dan Studium General Gubernur Jawa Timur

    (Jatinangor, 23 Januari 2017) Senin 23 Januari 2017, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum atau yang populer disapa Pakde Karwo, bersama dengan rombongannya mengunjungi kampus IPDN di Jatinangor Jawa Barat. Kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur ini dalam rangka Penganugerahan Astha Brata Madya Utama Pamong Praja kepada Beliau dan Studium General bagi Sivitas Akademika IPDN.

    Sebelum memulai Studium General, terlebih dahulu dilaksanakan Upacara Penganugerahan Astha Brata Madya Utama Pamong Praja kepada Gubernur Jawa Timur dilapangan parade IPDN ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan dan penyematan PIN kehormatan oleh Gubernur IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS. Dilanjutkan dengan penampilan “Drum Band Gita Abdi Praja”.

    Selesai upacara kehormatan Gubernur Jawa Timur didampingi Gubernur IPDN berkenan keliling kampus dan melihat ternak sapi IPDN, Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi Stadium General di gedung Balairung Rudini yang diikuti pejabat struktural dan fungsional IPDN, pejabat Pemprov. Jawa Timur, para tamu dan undangan lainnya serta praja.

    ”Ini sebuah kehormatan besar bagi kami selaku keluarga besar IPDN atas kunjungan kerja Pak Gubernur Jawa Timur di kampus ini. Beliau menyempatkan datang ke kampus ini untuk berbagi ilmu dengan mengisi kuliah umum ditengah kesibukannya,” tutur Gubernur IPDN. Kuliah umum dari Gubernur Jatim ini menjadi pemacu semangat yang luar biasa bagi Praja, terlebih beliau sekarang menjadi keluarga besar alumni IPDN. Ia berharap tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi kedepan ada kunjungan serupa lagi untuk praja di tahun-tahun berikutnya.

    Sumber: Humas

  • STUDIUM GENERAL DARI DIRJEN PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMRISTEKDIKTI

    (Jatinangor, 30 Mei 2017) IPDN mengadakan stadium general bagi para praja di gedung Balairung Rudini, Selasa 30 Mei 2017. Stadium general diisi oleh pembicara utama dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yaitu Prof. Intan Ahmad, Ph.d yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Didampingi Dekan Fakultas Politik Pemerintahan Dr. Ismail Nurdin, M.Si Beliau menegaskan bahwa belajar di perguruan tinggi bukan hanya untuk diri sendiri namun belajar adalah untuk mencapai tujuan besar negara Indonesia. Generasi muda Indonesia harus mempersiapkan diri dengan semangat belajar dan bekerja keras untuk menjadi mahasiswa yang berdaya saing dalam usaha menyongsong target Indonesia Emas tahun 2045. Di akhir acara Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan mengajak seluruh praja yang hadir untuk berprestasi dan berinovasi. (Sumber : Humas IPDN)

  • STUDIUM GENERAL KELAS BILINGUAL

    (Jatinangor, 9 Mei 2017) Salah satu upaya untuk menuju world class university adalah dengan pengembangan ilmu pengetahuan dari perguruan tinggi di negara maju. IPDN mengadakan studium generale dengan topik "The Development of Apparaturs Resources in Facing The Implementation of Asean Community. Best Practice Thailand, Indonesia and Malaysia” pada Selasa, 9 Mei 2017 di Ruang VIP Rektorat kampus Jatinangor. Studium generale yang dihadiri dosen dan praja tersebut menghadirkan  Prof . Narin dari Universitas Burapha Thailand, Prof. Wipod dari Universitas Utara Malaysia, Dr. Muhadam labolo, M.Si dari IPDN selaku pembicara. Para praja tampak antusias dan memberikan respons yang baik terhadap nara sumber tersebut. Dalam pembukaan studium generale dihadiri Kepala Biro Administrasi Akademik, Perencanaan dan Kerjasama Dr. Yusharto, M.Pd, Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan, Kabag Kerjasama Dra. Hj. Wiwit Yuhita Effendi, M.Si, dosen, dan praja. (Sumber : Humas IPDN)

  • STUDIUM GENERAL OLEH MENPANRB DI IPDN KAMPUS CILANDAK JAKARTA

    (Cilandak, 31 Mei 2017) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB) Dr. H. Asman Abnur, SE, M.Si memberikan kuliah umum di IPDN kampus Cilandak Jakarta dengan tema “Kebijakan Penyelenggaraan Pemerintahan di Bidang Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi di Republik Indonesia”, Rabu 31 Mei 2017. Kuliah umum tersebut diikuti oleh Wasana Praja 216 orang, Nindya praja 217 orang, Mahasiswa Program Profesi Kepamongprajaan dan Civitas Akademika IPDN. Pada kesempatan tersebut, Menteri PANRB didampingi oleh Gubernur IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS. Acara juga dihadiri oleh Staf Ahli menteri PAN-RB, para Deputi IPDN dan para Kepala Biro IPDN. (Sumber : Humas IPDN)

  • STUDIUM GENERAL SEKJEN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN RI

    (Jatinangor, 29 Mei 2017) Sekretaris Jenderal Kementeri Perindustrian Republik Indonesia Dr. Haris Munandar N, MA Senin 29 Mei 2017 diterima Gubernur IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS dan jajaran di kampus Jatinangor dalam rangka Studium General kepada Civitas Akademika IPDN dengan tema “Kebijakan Penyelenggaraan Pemerintahan di Bidang Perindustrian Republik Indonesia”.

    Pada materinya  Sekjen Kemenperin menyampaikan Pembangunan industri diarahkan pada industri-industri yang berbasis pertanian dan pertambangan, dan kelautan yang mampu memberikan nilai tambah yang tinggi dan mampu bersaing dalam pasar lokal, regional, nasional, global dan mampu menghasilkan nilai tambah tinggi. 

    Pengembangan IKM dan Industri Mikro (Industri Rumah Tangga), perlu didorong dan dibina, menjadi usaha yang makin berkembang dan maju, sehingga mampu mandiri dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha.

    Menggalakkan iklim yang sehat dalam berusaha bagi pelaku ekonomi (koperasi, usaha negara, usaha swasta) untuk menumbuhkan kegiatan usaha yang mampu menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi. Meningkatkan pertumbuhan usaha kecil informal menjadi pengusaha kecil formal yang tangguh dan mandiri melalui bantuan pembangunan infrastruktur, perijinan dan bantuan teknis.

    Meningkatkan dan mengoptimalkan perolehan devisa ekspor produk industri kehutanan, pertambangan, pertanian, dalam arti luas berikut industri turunannya. Kebijakan Pemerintah mengembangkan perekonomian di Indonesia berorientasi global membangun keunggulan kompetitif dengan mengedepankan kebijakan industri, perdagangan dan investasi dalam meningkatkan daya saing dengan membuka akses yang sama terhadap kesempatan berusaha dan kesempatan kerja bagi segenap rakyat dari seluruh daerah dengan menghapuskan seluruh perlakuan diskriminatif dan hambatan.

    Pengembangan sektor industri pengolahan mengacu kepada arahan pembangunan ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan sektor industri dan perdagangan. Pemerintah juga melakukan pembangunan yang ditujukan untuk perluasan kesempatan kerja dan berusaha, peningkatan ekspor, peningkatan dan pemerataan pendapatan. Kebijakan ekonomi kerakyatan bertumpu pada mekanisme pasar yang adil, persaingan sehat, berkelanjutan, mencegah struktur yang monopolistik dan distortif dapat merugikan masyarakat. Melalui optimalisasi peran pemerintah untuk melakukan koreksi pasar dengan menghilangkan berbagai hambatan melalui regulasi, subsidi dan insentif. Pemberdayakan usaha kecil agar lebih efisien, produktif dan berdaya saing dengan meningkatkan penguasaan IPTEK dan melakukan secara proaktif negosiasi serta kerjasama ekonomi dalam upaya peningkatan ekspor. Perioritas kebijakan juga merupakan salah satu sasaran utama untuk dicapai dan langkah yang terpenting yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengambil atau memutuskan suatu kebijakan. Maka dalam ketentuan kebijaksanaan (policy) kebijakan adalah penggunaan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang dianggap lebih menjamin terhadap terlaksananya suatu usaha, cita-cita/keinginan atau keadaan yang dikehendaki. (Sumber : Humas IPDN)

  • Studium General Walikota Ternate

    (Jatinangor, 20 Maret 2017) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengadakan kuliah umum dengan menghadirkan Wali Kota Ternate Dr. H. Burhan Abdurahman, SH, MM sebagai pembicara hari ini, Senin, 20 Maret 2017. Pada studium generale ini, Walikota Ternate menyampaikan berbagai informasi tentang perkembangan pembangunan di Kota Ternate.

    Menurutnya, Pemkot Ternate menjadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan dengan berkomitmen membuka seluas-luasnya kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas pendidikan. Salah satunya beasiswa bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu.

    Walikota Ternate juga memberikan motivasi kepada Praja untuk bersemangat meraih mimpi. Sekarang Alhamdulillah, saya bisa jadi Wali kota. Jadi anak-anakku sekalian harus semangat belajar dan berusaha semaksimal mungkin mencapai cita-cita,”

Main Menu