Diklat

  • Menanamkan Nilai Revolusi Mental, IPDN berikan Diklat kepada Praja

    Gerakan revolusi mental sedang bergaung sangatlah besar di Indonesia. IPDN merupakan institusi yang sangat mendukung penerapan nilai-nilai revolusi mental. Hal tersebut menggerakan IPDN untuk mengadakan Kegiatan Penanaman Nilai-Nilai Revolusi Mental (Diklat PPRM) bagi Nindya Praja Angkatan XXV Tahun 2017. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 – 7 Juni 2017 mulai pukul 07.45 WIB – selesai. Bertempat di Gedung Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor. Acara pembukaan Diklat PPRM (Pelopor Penggerak Revolusi Mental) ini dilakukan pada hari Selasa, 6 Juni 2017 dan dibuka langsung olehDr. Arief M. Edie, M.Si selaku Kepala Biro Adm. Keprajaan & Kemahasiswaan.  Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bagian Pengasuhan, Syamsu Khoirudin, S.STP., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh 606 orang Nindya Praja.

    Kegiatan Diklat ini berisikan pemaparan materi oleh narasumber, yang pertama hadir ialah Dr. Drs Reydonizar Moenek, M. Deut M. Selaku Wakil Gubernur IPDN. Beliau memaparkan materi mengenai “Tantangan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 di Era Globalisasi”, sebagai moderator yang bertindak ialah Drs. Baharuddin Pabba, M.Si. Pemateri kedua yakni Dr. Hyronimus Rowa, M.Si selaku Deputi III Bidang Adm. Keprajaan & Kemahasiswaan. Beliau menyampaikan materi mengenai “PPRM Berbasis Nilai Kepamongan Untuk Pengutan NKRI”, sebagai moderator yakni Juju Juanta, S.Sos, M.Si.

    Pada hari kedua yakni tanggal 7 Juni 2017, kegiatan dimulai pada jam 08.00 WIB – selesai. Pemateri yang hadir yakniBrigjen. Drs. Muhammad Zakhlin Letter, S.H, beliau menyampaikan materi mengenai “Komitmen Kebangsaan dan Revolusi Mental”. Sebagai moderator yakniJuju Juanta, S.Sos, M.Si. Pada sesi selanjutnya, Dr. Ismail Nurdin, M.Si menyampaikan materi “Pembentukan Praja IPDN sebagai PPRM dalam Sistem Jarlatsuh”.  Mereka terlihat tertib dan fokus menyimak pemaparan demi pemaparan materi yang disampaikan. “Revolusi mentaladalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala, ini menurut Bung Karno. Hal ini lah yang harus kita implementasikan”, tutur Kabag Humas dan Protokol IPDN Jatinangor. (Sumber: Humas IPDN)

  • Pamdal IPDN Diklat Teknik Membuat BAP

    (Jatinangor, 17 Desember 2015) Anggota Pengamanan Dalam (Pamdal) IPDN dilatih keterampilan penanganan kasus internal dan teknik mem-BAP oleh Polda Jabar. Upaya ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesiagaan dan kepekaan anggota pamdal dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

    Anggota pamdal tersebut dilatih oleh Polda Jabar agar memiliki pengetahuan penanganan kasus dan kesiagaan dalam melaksanakan tugas, ujar Kepala Biro Adm Umum dan Keuangan DR. Bernhard Rondonuwu, M.Si, Kamis 17 Desember 2015. Latihan ini dapat menambah wawasan mengenai penjagaan keamanan, penanganan kasus internal, teknik mem-BAP serta memberikan penyegaran bagi anggota pamdal, tambahnya.

    Sumber: Humas

Main Menu